Pencinta Buku

Buku adalah Guru Paling Sabar

Pertaruhan Masa Depan Manusia di Tangan Superkomputer

Posted by pencintabuku pada November 24, 2007

 the-footprints-of-god.jpg

Oleh: Stefanus Akim

”Sebuah awal yang luar biasa dan memukau” – Kirkus Reviews.

”Sebuah cerita yang benar-benar menghanyutkan…” – Dan Brown, pengarang The Davinci Code .

Kisah ini diawali dengan tewasnya, Dr Andrew Fielding – kolega Dr. David Tennant di sebuah laboratorium yang menggarap proyek Trinity. Trinity sendiri adalah sebuah superkomputer yang dapat melampaui kekuatan pikiran manusia. Ia dirancang oleh enam ilmuwan terkemuka Amerika.

Dengan kematian Fielding, Tennant jadi ketakutan luar baisa. Agen pemerintah menyebutkan dia tewas akibat stroke dan tergeletak di samping meja kerjanya. Namun Tennant – profesor etika di University of Virginia Medical School curiga temannya sengaja dibunuh. Ada dugaan dengan membunuh Fielding, maka ada rahasia yang bisa disembunyikan. Mengingat beberapa minggu terakhir Fielding memeriksa laboratorium Trinity. Termasuk data-data komputer, dan semua dokumen.

Kecurigaannya Tennant semakin menjadi-jadi saat ia menerima surat dari mantan temannya yang sudah jadi mayat. Ia membatin, surat yang diterima via jasa pengiriman itu dan kemudian menjadi awal dari segala cerita di buku yang ditulis Greg Iles ini. Bersama Lu Li – janda Fielding dan Dr Rachel Weiss seorang psikiater menjadi tiga tokoh yang membuat kita ingin membaca buku ini hingga habis.

Rachel dan Tennant dipaksa melarikan diri demi nyawa mereka. Keduanya diburu ke berbagai belahan dunia. Mereka juga menemukan fakta di balik Proyek Trinity, serta kekuatan dahsyat yang dimilikinya. Tapi detik-detik terakhir Trinity telah dimulai, dan umat manusia kini dijadikan sandera oleh sebuah bentuk kehidupan yang tak dapat dimusnahkan. Satu-satunya harapan untuk selamat ada pada hubungan yang mengejutkan antara Trinity dan pikiran David yang tersiksa. Masa depan umat manusia dipertaruhkan – dan kesalahan berakibat pada kepunahan.

Buku ini diterjemahkan dari judul aslinya The Footprints of God. Diterbitkan pertama kali tahun 2003 oleh Pocket Star Books dan menjadi bestseller menurut versi The New York Time. Adalah penerbit Bentang Pustaka yang berbaik hati menertibkannya untuk Anda nikmati

Siapakah Greg Iles? Ia adalah penulis delapan buah novel dan tujuh di antaranya menjadi buku-buku paling laris versi New York Times. Tinggal bersama istri dan dua anaknya di Natchez, Mississippi, tempat ia menulis beberapa dari novel-novelnya. Greg Iles dilahirkan di Stuttgart, Jerman, namun menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di Mississippi. Sebelum menjadi penulis, lulusan University of Mississippi, ini adalah seorang gitaris dan vokalis untuk grup band Frankly Scarlet. Novel pertamanya, Spandau Phoenix yang launching pada tahun 1993. Dan, The Footprints of God sendiri adalah sebuah novel fiksi ilmiah yang menggoda untuk dibaca.
Ia tak semata-mata karya fiksi yang melulu menceritakan ilmu pengetahuan, namun ada sisi kemanusiaan yang menunjukkan siapa itu manusia. Maha karya dari tangan kuat Yang Maha Kuasa yang membekalinya dengan akal, budi pekerti dan suara hati.

”Kita harus berhati-hati untuk tidak menyamai intelektual Tuhan kita,” ujar Albert Einstein suatu waktu. Sementara Zen beberapa millennium lalu sudah mengingatkan kita, ”Segala sesuatu kembali kepada sang Satu. Kemana sang Satu kembali?”□

Data Buku:
Judul : The Footprints of God
Pengarang : Greg Iles
Penerbit : Bentang Pustaka
Penerjemah : Cahya Wiratama
Penyunting : Salman Faridi
Cetakan : Pertama, September 2007
Halaman : vi + 574, soft cover
Peresensi : Stefanus Akim

 *Edisi Cetak Borneo Tribune 25 November 2007

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: